ARTIKEL 2 HAKIKAT KETERAMPILAN MENYIMAK
HAKIKAT KETERAMPILAN MENYIMAK
Oleh
: Endang Juliana (A1D17009)
Dalam kehidupan sehari-hari, kegiatan
mendengar tentunya selalu kita lakukan. Sama halnya dengan menyimak yang dapat
kita lakukan di banyak tempat, antara lain dalam kegiatan akademik seperti
perkuliahan, diskusi, seminar dan juga organisasi. Mendengar dan menyimak
merupakan dua hal yang berbeda. Dimana mendengar merupakan kegiatan menangkap
bunyi atau suara secara tidak sengaja seperti mendengar suara motor lewat,
burung berkicau di pagi hari dan lainnya. Sedangkan menyimak merupakan kegiatan
menangkap bunyi atau suara secara sengaja dan direncanakan. Contohnya menyimak
cerita berbentuk dongeng untuk menarik kesimpulan. Dengan menyimak banyak hal
yang dapat kita peroleh, salah satunya kegiatan penambah informasi dan
pengetahuan.
Sebagai makhluk sosial, manusia
tentunya memerlukan keterampilan menyimak dalam kehidupannya terutama sebagai
kegiatan berinteraksi dan komunikasi. Tanpa menyimak dengan baik, maka kegiatan
komunikasi juga akan tidak berjalan baik dan begitu pun sebaliknya. Sehingga
keterampilan menyimak ini, berperan vital dalam kehidupan sosial. Selain itu,
dalam dunia pendidikan, kegiatan menyimak juga sangat diperlukan. Dimana dengan
kegiatan menyimak ini setiap individu khusunya pelajar dapat menerima dan
meresap ilmu pengetahuan dengan baik. Sehingga tujuan dilangsungkannya
pendidikan tercapai.
Menyimak terbagi menjadi dua sudut
pandang (jenis), yaitu menurut tujuan dan intensitasnya. Berdasarkan tujuannya
yaitu menyimak untuk belajar, menyimak untuk mengapresiasidan meyimak untuk
memecahkan masalah. Sedangkan menyimak menurut intensitasnya terbagi menjadi
dua yaitu menyimak ekstensif dan menyimak intensif. Menyimak ekstensif terdiri
dari menyimak sekunder, menyimak pasif dan menyimak estetis. Menyimak intensif
terdiri dari menyimak kritis, menyimak konsentratif dan menyimak kreatif.
Setiap jenis dari menyimak tadi memiliki pengertian dan tujuannya
masing-masing.
Selain itu kegiatan menyimak ini
membutuhkan unsur-unsur yang dapat menyempurnakannya. Unsur-unsur tesebut
berupa pembicara, penyimak dan bahan simakan. Semua unsur tersebut harus ada
dalam kegiatan keterapilan menyimak ini. sejatinya menyimak memiliki kontrbusi
yang besar dalam keterampilan bahasa lainnya. Karena, dengan awal menyimak dan
mendengar yang baik, maka kita dapat menjalankan tiga keterampilan berbahasa
lainnya dengan baik pula.
Komentar
Posting Komentar