ARTIKEL 11 HAKIKAT MENULIS
HAKIKAT MENULIS
Oleh Endang Juliana
Dengan
menulis seseorang dapat mengungkapkan pikiran dan gagasan untuk
mencapai maksud dan tujuannya. Tarigan (1982:21) mengatakan bahwa
menulis ialah menurunkan atau melukiskan lambang-lambang grafik yang
menggambarkan suatu bahasa yang dipahami oleh seseorang, sehingga
orang-orang lain dapat membaca lambang-lambang grafik tersebut, kalau
mereka memahami bahasa dan gambaran tersebut. Senada dengan Tarigan,
Nurudin (2007:4) menyebutkan bahwa menulis adalah segenap rangkaian
kegiatan seseorang dalam rangka mengungkapkan gagasan dan
menyampaikannya melalui bahasa tulis kepada orang lain agar mudah
dipahami. Definisi menulis ini mengungkapkan bahwa menulis yang baik
adalah menulis yang bisa dipahami oleh orang lain, sedangkan Wiyanto
(2004:1-2) menyebutkan bahwa menulis mempunyai mempunyai dua arti. Pertama,
menulis berarti mengubah bunyi yang dapat didengar menjadi tanda-tanda
yang dapat dilihat. Bunyi-bunyi yang dirubah itu bunyi bahasa (bunyi
yang berasal dari alat ucap manusia). Kedua, kata menulis mempunyai arti
kegiatan mengungkapkan gagasan secara tertulis. Gagasan yang telah
ditulis kemudian ditampung oleh pembaca dengan cara membaca.
Akhadiah
(1988:2) mengatakan bahwa kemampuan menulis merupakan kemampuan yang
kompleks, yang menuntut sejumlah pengetahuan dan keterampilan. Untuk
menulis karangan yang sederhana, secara teknis seseorang dituntut
memenuhi persyaratan dasar seperti menulis karangan yang rumit.
Suparno
(2007:13) mendefinisikan bahwa menulis sebagai suatu kegiatan
penyampaian pesan (komunikasi) dengan menggunakan bahasa tulis sebagai
alat atau medianya. Dalam komunikasi tulis paling tidak terdapat empat
unsur yang terlibat: penulis sebagai penyampai pesan (penulis), pesan
atau isi tulisan, saluran atau media berupa tulisan, dan pembaca sebagai
penerima pesan.
Dari
uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa menulis merupakan salah satu
keterampilan berbahasa yang digunakan untuk mengungkapkan pikiran atau
gagasan dan untuk menyampaikan pesan (komunikasi) melalui bahasa tulis
sebagai alat atau medianya, sehingga mudah untuk dipahami oleh pembaca.
Kemampuan menulis merupakan kemampuan yang kompleks, yang menuntut
sejumlah pengetahuan dan keterampilan. Dalam komunikasi tulis paling
tidak terdapat empat unsur yang terlibat, yaitu: penulis sebagai
penyampai pesan, pesan atau isi tulisan, saluran atau media berupa
tulisan, dan pembaca sebagai penerima pesan.
Komentar
Posting Komentar